Fast Track Ubuntu, my-journal

Setting IP Address Ubuntu 17 Sampai Connect ke Internet

Hi Hi bro sorry nih udah lama banget gak postig, otak udah muli kaku nih udah lama gak nulis di web ini lagi karena berbagai hal kesibukan duniawi yang gak seberapa itu hahahha (dunia mulu juga gabagus lho guys, harus imbang hehehe). oke setelah basa basi sambil lemesin jari buat belajar ngetik lagi, langsung aja ya. Kali ini ane mau ngebahas soal “Setting IP Address Ubuntu 17 Sampai Connect ke Internet“. Nah dari judulnya aja udah ketauan ya kita bakalan ngapain hehehe, jadi simak baik baik ya penjelasan ane biar bisa klop sama ubuntunya hehehe…

oke tadi sedikit pembukaan sekarang ane mau bagi dulu nih topology jaringan yang ane pake dalam simulasi kali ini:

Nah dari topologi diatas saya mau memberikan sedikit penjelasan nih, diatas kita lihat terdapat 2 block network, yang pertama (kuning) adalah blok Public dan yang kedua (biru) adalah blok Private dimana di sana terdapat server ubuntu yang akan kita konfigurasi agar bisa interntan melalu sebuah router dengan gateway nya adalah 192.168.137.1 jadi clientnnya agar mudah saya berikan IP 192.168.137.100 nah untuk tulisan merah bisa kalian sesuaikan sesuai preferensi karena dari block ip /24 (*baca subnetting) kalian bisa menggunakan IP mulai dari 192.168.137.2 192.168.137.254 ( 192.168.137.1 sudah dialokasikan untuk router dan sekaligus menjadi gateway).
Selanjutnya setelah memahami topologi ane diatas, ane berharap kalian bisa lebih mudah memahami tutorial fast track ubuntu linux kali ini. Oke mari kita beraksi.
1. Pertama – tama kalian harus login dulu ke ubuntunya ya supaya bisa di setting (*baca cara install Ubuntu )
2. Setelah login masuk menjadi root user.

3. Cek interface sudah OK atau belum dengan perintah “ifconfig”

Nah untuk bagian yang saya merahin adalah poin-poin terpenting, karena disini terdapat beberapa informasi dasar yang kalian harus tahu, nah ane jelasin ya satu satu:
> ens33
ini adalah nama interface yang wajib kalian ingat, gatau kenapa di ubuntu 17.04 name code zesty ini namanya jadi dimulai dari ens33, ens34, ens35, dst. Padahal dulunya nama interface biasanya dimulai dengan kode eth0, eth1, dst, entah ini bug atau memang sengaja ya hanya creator ubuntu saja yang tahu hehehe…
> inet
bagian ini adalah bagian yang menampilkan IP address. jadi jika sistem kalian sudah ada sistem dhcpnya bisa dipastikan kolom ini akan terisi dengan IP yang sudah di set di dhcp router/server yang ada, tapi jika tidak ada dhcp server pada jaringan kalian biasanya kolom ini akan berisi IP secara random karena dhcp systemnya yang failure. jadi kalian tidak perlu cemas jika IPnya kosong atau random karena di tutroial kali ini kita akan membuatnya static atau tidak berubah.
netmask
bagian ini yang berhubungan dengan subnetmask yaitu sebuah perhitungan penggolongan network (*baca subnetting). dalam kasus ini kita menggunakan default subnet kelas C yaitu /24 ( 255.255.255.0 ) dengan otomatis network yang akan kita gunakan pada kasus ini adalah 192.168.137.0 .
broadcast
menampilkan IP yang bertanggung jawab untuk proses broadcast data pada network yang kalian gunakan, biasanya secara default ip broadcast adalah IP terakhir block jaringan, dalam kasus disini adalah 192.168.137.255 .
4. Setelah kalian mengerti tentang informasi ifconfig diatas dan interface ens33 kalian sudah terdeteksi sekarang saatnya mengedit file interfaces network untuk merubah dari sebelumnya type dhcp menjadi static dengan perintah ” nano /etc/network/interfaces “.

5. Perhatikan lingkaran merah gambar diatas, pastikan kalian menemukan tulisan “ens33” dan “dhcp” karena kita akan melakukan perubahan pada bagian itu menjadi seperti gambar dibawah ini:

nah ane jabarin dulu ya poin poin diatas :

> static
ini tadinya DHCP dan sekarang kita rubah menjadi static, pertanyaannya pasti kenapa ? nah jawaban dari ane adalah type konfigurasi IP itu kebagi jadi 2 guys, yang pertama adalah type dhcp atau type otomatis konfigurasi seperti penjelasan ane sebelumnya, dan yang kedua adalah type static atau type manual konfig yang sifatnya adalah tetap dan tidak berubah kecuali kita rubah secara manual, type static biasanya memang digunakan pada server karena sifatnya server adalah komputer yang harus bisa dipanggil dimanapun, dan ip adalah alamat, kesimpulannya kalo misal server pake dhcp (yang ipnya berubah ubah) jadi alamtnya tiap dipanggil berubah kan gamungkin, jadi kebanyakan server pake mode static ini biar alamatnya enggak palsu guys loh salah hehehe biar gak berubah maksud ane gan hehehehe

> address
ini adalah kolom dimana kita memasukkan ip address 192.168.137.100 yang akan kita gunakan sebagai IP server itu sendiri. (*ip sesuai topology, penyesuaian aja kalo dikalian ya)

>netmask
ini adalah bagian netmask dan diisikan 255.255.255.0

>network
karena kita menggunakan ip default subnet kelas C jadi IP networknya adalah ip pertama dalam 1 block network yaitu 192.168.137.0 .

>gateway
bagian ini adalah bagian untuk mengarahkan paket keluar dan masuk menggunakan gerbang yang mana atau si pemberi internet ke jaringan private kalian, dalam kasus ini si gateway kita adalah Router, jadi kita masukkan IP router sebagai IP gateway kita, yaitu 192.168.137.1 .

>broadcast
bagian ini adalah IP yang bertanggung jawab membroadcast  aliran paket data pada network kita, sesuai dengan IP network, jika IP network block paling pertama, IP broadcast adalah block akhir yaitu 192.168.137.255 .

>dns-nameservers
bagian ini adalah konfigurasi untuk mengarahkan kita mau menggunakan DNS server mana sebagai acuan DNS kita, pada bagian ini kalian bisa juga menggunaka open DNS google (8.8.8.8) atau open DNS dari provider manapun tergantung preferensi kalian jika pada router kalian tidak menyediakan fitur remote request DNS makan kalian disarankan menggunakan open DNS, pada kasus kali ini router saya support fitur remote request DNS yang di share ke IP 192.168.137.1 jadi pada kasus disini IP 192.168.137.1 ini lah yang bertindak sebagai DNS server saya juga.

6. nah kalo udah silahkan save hasil editan kalian dengan kombinasi tombol “CTRL + X” lalu tekan “Y” untuk konfirmasi atau “N” untuk membatalkan setelah itu “Enter” silahkan kalian croscek baik baik file editan kalian tadi dan  harap diingat jangan sampai salah dalam penggunaan huruf besar dan kecil, karena dalam Linux semua tulisan atau comand bersifat “case sensitive” besar kecil berasa hehehe…

8. kalo sudah silahkan restart server kalian agar semua progressnya berjalan dengan lancar menggunakan printah “reboot” lalu silahkan cek kembali dengan perintah “ifconfig” apakah IP kalian sudah terpasang dengan baik seperti gambar dibawah ini.

9. Jika sudah sesuai silahkan langsung saja test apakah sudah bisa internetan, tapi pastiin dulu ya punya paket internet hehehehe… perintahnya “ping google.com”

Jika sudah reply semua seperti gambar diatas, selamat ubuntu kalian sudah bisa terhubung ke jaringan internet, tapi jika gagal silahkan cek kembali kira kira kesalahannya ada di step nomer berapa atau bisa juga didiskusikan pada kolom komentar di bawah ya 🙂

oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

Computer, Mikrotik, my-journal, Networking, Tips and Trick

Cara Bypass Ipocan ( Internet Positif ) menggunakan Mikrotik


Apasih DNS itu ?
DNS singkatan dari Domain Name System yang berfungsi menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. Jadi, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server yang kemudian dipetakan ke dalam alamat IP oleh DNS.
Sebagai contoh, ketika anda mengetikkan sebuah alamat suatu website misalkan : facebook.com, maka DNS akan menterjemahkannya ke dalam alamat IP : 157.240.11.35 agar dapat dimengerti oleh komputer.
Karena fungsi DNS tersebut, DNS digunakan oleh penyedia ISP untuk melakukan pemblokiran konten negatif sesuai dengan amanat pemerintah.
Bagaimana Cara kerja Bypass ?
DNS standart akan menggunakan port 53 untuk melakukan aktifitasnya. Dalam perkembanganya, ISP akan me-redirect penggunaan port 53 dari DNS lain selain DNS milik mereka agar pembatasan konten negatif ini tetap terjadi. Disini penggantian DNS menjadi tidak relevan lagi untuk mem-bypass konten negatif agar tetap bisa terakses.
Solusi yang bisa diambil untuk mengatasi hal itu bisa dengan mengarahkan trafik DNS melalui jaringan lain atau bisa juga melalui port lain. Melalui jaringan lain bisa dengan menggunakan VPN, sedangkan melalui port lain bisa melalui SSH (port 22) atau SSL (port 443).
Cara Bypass DNS dengan Mikrotik Router OS
Bypass termudah adalah dengan melakukan redirect melalui SSL (port 443). Disebut termudah karena tidak memerlukan sumber daya lain seperti harus memiliki akun VPN atau yang lain, dan juga karena sudah ada beberapa Open dan Publik DNS yang mendukung penggunaan SSL sebagai media transportnya.
Daftar DNS support SSL:

  • 208.67.222.222
  • 208.67.220.220
  • 45.32.215.96
  • 8.26.56.26
  • 8.20.247.20
Setting di mikrotik silahkan masuk di IP > Firewall > NAT kemudian tekan tanda +
Alamatnya bisa dipilih salah satu. Bisa juga beberapa menambahkan beberapa dsnat seperti diatas dengan menambahkan Extra Nth untuk pembagian paket data. Contoh bisa menggunakan 2 DNS.
DNS pertama (urutan lebih diatas) ditambah setting Extra Nth sbb:

DNS kedua (urutan lebih dibawah) ditambah setting Extra Nth sbb:
Untuk yang ingin menambahkan 3 DNS, maka Extra Nth paling atas di setting 3,1 tengah disetting 2,1 dan bawah disetting 1,1. Begitu seterusnya jika ingin menambah kelima alamat DNS diatas.

oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

Source : here

Free Download, my-journal, Networking Tools

Cisco Packet Tracer 7.0 32bit / 64bit Download Full

Cisco Packet Tracer

The best way to learn about networking is to do it. Cisco Packet Tracer, an innovative network configuration simulation tool, helps you hone your networking configuration skills from your desktop or mobile device. Use Packet Tracer to:
  • Sharpen your skills for a job interview
  • Prepare for a certification exam
  • Practice what you learn in networking courses

Download
Choose the OS you are using and download the relevant files.

Windows Desktop Version 7.0 English
Supported OS versions: Windows 7,8.1,10

64 Bit Download 32 Bit Download 



















Linux Desktop Version 7.0 English
Ubuntu 14.04 supported for 64 bit; Ubuntu 12.04 supported for 32 bit
64 Bit Download 32 Bit Download 


Mobile
iOS Version 2.0 English

 

Android Version 2.0 English

 Get it on Google Play

oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

my-journal, Networking Tools

Perbedaan Kabel Cross Over dan Straight

Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mau menghubungkan komputer ke HUB/Switch, gunakan kabel straight.


Dalam pengkabelan straight dan cross, kita bisa lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini, EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.

EIA/TIA 568A — EIA/TIA 568B 
Kabel Straight
Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switchmenggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.
Lebih detailnya, lihat gambar berikut : [klik untuk memperbesar]

Kabel Straight
Penggunaan kabel straight :
menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa

Kabel crossoverKabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.

Kabel Crossover
Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.
Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.


Penggunaan kabel crossover :menghubungkan 2 buah komputer secara langsungmenghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.menghubungkan komputer ke port uplink Switchmenghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch


Port biasa VS Port uplinkUntuk menghubungkan dua buah HUB/Switch atau menghubungkan dua buah komputer secara langsung dibutuhkan kabel crossover. Tapi jika HUB/Switch atau Network Interface Card (NIC) atau peralatan network lainnya menyediakan Uplinkport atau MDI/MDI-X anda bisa menggunakan kabel straight untuk menghubungkan ke port biasa di HUB/Switch atau Network Interface Card atau peralatan network lainnya.


oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.



Source : here
my-journal, Tips and Trick

Cara Mudah Setting dan Menyatukan Nomer Halaman TA, Skiripsi, dan Thesis

Selamat siang sobat MuhammadRizki.web.id dan seluruh mahasiswa tingkat akhir di tanah nasional Indonesia kita tercinta ini, gmana nih udah pada sibuk bukan untuk mulai mengerjaka TA ( Tugas Akhir ) maupun skripsi bahkan thesis ?? nah dalam pengerjaan makalah ilmiah tersebut kita tidak akan ketinggalan sama software yang paling polpular untuk pengolahan kata yaitu Microsoft Office Word, terkadang dalam komputer kita sibuk memisah – misah babnya karena dianggap halaman akan susah untuk diatur, padahal pada kenyataannya ms. office word sudah menyediakan fasilitas agar kita tidak kebingungan untuk mengatur halaman tersebut.

Nah gimana udah gasabar kan untuk mencobanya ? mari simak tutorial singkat berikut ini yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber, yang pertama kali dilakukan adalah kalian tinggal ketik saja office word tanpa halaman.  Jika sudah terlanjur memisahkan antara kata pengantar, daftar isi, pembukaan, dll, maka silahkan kalian satukan lagi saja kemudian kalian buat dan berikan page break. contohnya 

lihat ke arah krusor, krusor di letakkan di bagian halaman paling akhir yang mau dipisah. contohnyakata pengantar di atas disatukandengan CHAPTER 1 (BAB 1) dalam satu file, maka krusor di letakkan di paling bawah ketika tidak ada lagi kata. kemudianpilih layout di bagian atas klik lalu pilih next page seperti yang terlihatdi lingkaran merah..maka halaman kata pengantardan BAB 1 sejatinya sudah berbeda maupun berada dalam satu file yang sama. kemudian lakukan ini.


Blok halaman pertama pada BAB 1 (chapter 1), lalu klik menu design, kemudian klik link to previous untuk mematikan link halaman antara BAB 1 dan Kata pengantar dkk agar BAB 1 dapat menggunakan halaman angka (1, 2, 3, 4,5 dst) sedangkan Kata pengantar dkk dapat menggunakan angka romawi (I, II, III, IV), lalu lakukan Insert, page number seperti biasa, teknik ini juga bisa dilakukan untuk yang setiap awal BAB halamannya di tengah sedangkanhalaman selanjutnya dipinggir.jadi ketika nanti soft file minta dikumpuldi kampus kamu nggak perlu bingung gimna nyatuin filenya.

oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.
my-journal, MYSQL

Perintah Dasar WAJIB MYSQL untuk Pemula



Halo Selamat Pagi Sobat MuhammadRizki.web.id kali ini ane mau share nih beberapa perintah dasar yang harus kalian pahami sebelum bisa expert di dunia web coding, mungkin kalian gak asing lagi kan tentang MYSQL. ya benar ini adalah salah satu piranti lunak untuk mengolah database yang populer di kalangan web programer, nah berikut penulis sudah merangkum beberapa perintah dasar yang wajib kalian ketahui untuk bisa jago MYSQL.

Oke langsung saja di bawah ini adalah penjelasannya :

1. Install Apache (httpd), PHP, MySQL (server and client)

yum -y install httpd php mysql mysql-server php-mysql

2. Configure the new services to start automatically

/sbin/chkconfig httpd on
/sbin/chkconfig –add mysqld [ini tidak diperlukan di FC4 keatas]
/sbin/chkconfig mysqld on

/sbin/service httpd start
/sbin/service mysqld start

3. Ganti password mysql


mysqladmin -u root password ‘new-password’ [quotes are required]

4. Untuk keperluan security


mysql -u root -p

maka MySQL siap untuk digunakan. Penulis menggunakan Linux Centos 5 dan MySQL versi 5.0 di dalam tutorial ini. 

1. Mengecek Paket MySQL
Untuk mengecek paket-paket MySQL, ketikkan perintah:

# rpm –qa | grep mysql


2. Melihat versi MySQL
Untuk melihat versi MySQL yang ada dalam sistem, ketikkan:

# mysql –version


3. Masuk ke MySQL
Ketikkan mysql pada sistem agar kita bisa masuk ke dalam database MySQL.
masih belum bisa masuk ya klo gitu ketikkan mysql -u root -p

4. Melihat Database
Untuk melihat database apa yang di MySQL, ketikkan:

> show databases;



5. Membuat Database baru
Untuk membuat database baru, ketikkan perintah:

> create database nama_database;

Ingat: nama_database dirubah menjadi nama database sesuai dengan anda. Dalam tutorial ini kita akan membuat database latihan, sehingga perintahnya menjadi:

> create database latihan;


6. Menggunakan Database;
Untuk menggunakan database yang ada di MySQL, ketikkan perintah:

> use nama_database;

Karena kita telah membuat database latihan, maka kita akan menggunakan database ini, sehingga perintah tersebut menjadi:

> use latihan;


7. Membuat Table
Di dalam database latihan, kita akan membuat tabel-tabel dengan format:

> create table nama_tabel (nama_data tipe_data (panjang_karakter), …);

Tipe-tipe data pada MySQL bermacam-macam dan dapat dilihat lengkap di sini. panjang_karakter merupakan jumlah karakter maksimum yang ditampung di dalam sebuah field. Kali ini, kita akan membuat tabel alamat yang berisi field no, nama, alamat, kota, telepon.


8. Melihat Table
Untuk melihat table yang sudah kita buat, ketikkan perintah:

> show tables;

Namun, untuk melihat sebuah table yang lebih lengkap beserta tipe-tipe datanya, ikuti format berikut:

> describe nama_table;

Dalam kasus kita,

> describe alamat;



9. Merubah Nama Field
Apabila kita ingin merubah nama field pada tabel yang sudah jadi, maka harus mengikuti format:

> alter table nama_table change nama_field_lama nama_field_baru tipe_data(panjang_karakter);

Pada perintah ini, tipe_data dan panjang_karakter dapat dirubah. Dalam kasus kita:

> alter table alamat change no nomor varchar(10);

Untuk melihatnya apa yang telah kita rubah, ketikkan:

> describe alamat;


10. Merubah Tipe Data
Jika kita ingin merubah tipe data sebuah field, maka harus mengikuti format:

> alter table nama_table modify nama_field tipe_data_baru(panjang_karakter);

Dalam kasus kita:

> alter table alamat modify kota varchar(17);


11. Menambah Kolom/Field
Format untuk menambah kolom/field pada sebuah tabel adalah:

> alter table nama_table add field_baru tipe_data(panjang_karakter);

Dalam kasus kita:

> alter table alamat add email varchar(20);


12. Menghapus Field/Kolom
Format untuk menghapus kolom/field pada sebuah tabel adalah:

> alter table nama_table drop nama_field;

Dalam kasus kita:

> alter table alamat drop email;


13. Mengganti Nama Tabel
Format untuk mengganti nama tabel adalah:

> alter table nama_table_lama rename nama_table_baru;

Dalam kasus kita:

> alter table alamat rename teman;


14. Memasukkan Data-Data
Format untuk memasukkan data-data pada sebuah tabel adalah:

> insert into nama_table values (‘data_field_1′,’data_field_2’,…);

Dalam kasus kita:


14. Mengubah Data-Data
Format untuk merubah data-data pada sebuah tabel adalah:

> update nama_table set nama_field=’isian_baru’ where nama_field_lain=’isi_field_tersebut’;

Contoh:

> update teman set nama=’hari irah’ where no=2;

maka nama seseorang yang berada di nomor 2 akan berubah menjadi hari irah.

15. Melihat Data-Data
Format umum untuk melihat data-data pada sebuah tabel adalah:

> select nama_field from nama_table where nama_field_lain=’isi_field_tersebut’;

Agar bisa lebih mengerti dengan pembahasan ini, cobalah tambah beberapa data seperti pada poin 13 dengan beberapa field memiliki nilai yang sama. Karena untuk melihat table memiliki banyak format, maka kita bisa melihat sebuah tabel dengan berbagai macam cara, seperti:
a. Menampilkan semua kolom
Format:

> select * from nama_table;

Contoh:

> select * from teman;



b. Menampilkan kolom tertentu
Format:

> select nama_field from nama_table;

Contoh:

> select nama, telepon from alamat;



c. Menampilkan kolom tertentu dengan kondisi tertentu
Format:

> select nama_field from nama_table where nama_field_lain=’isi_field_tersebut’;

Contoh:

> select nama from teman where kota=’jakarta’;



d. Menghindari Pengulangan Data Pada Kolom
Format:

> select distinct nama_field from nama_table;

Contoh:

> select distinct kota from teman;



e. Membatasi data yang ditampilkan
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table limit dari_baris,sampai_baris;

Contoh kita akan menampilkan data yang dimulai dari baris kedua sampai keenam, maka perintahnya adalah:

> select * from teman limit 2,6;



f. Mengurutkan data
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table order by nama_field klausa;

Klausa format ini ada 2 yaitu asc yaitu akan mengurutkan data naik dari yang terkecil dan desc yaitu kebalikannya.



g. Menggabungkan beberapa kondisi
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field=’isi_field’ operator_logika nama_field=’isi_field’;

Opearator_logika disini ada 2 yaitu and dan or. Untuk melihat perbedaan diantara keduanya, perhatikan gambar dibawah ini:


h. Memberi batas data
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field between isi_field and isi_field;


i. Mencari Data Dengan Kriteria Tertentu
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field like ‘%’;

‘%’ ada 3 macam, yaitu:
‘keyword%’: Mencari data yang diawali dengan keyword
‘%keyword’: Mencari data yang diakhiri dengan keyword
‘%keyword%’: Mencari data yang mengandung keyword


j. Menghitung Sejumlah nilai (Fungsi Agregat)
Nama Fungsi Deskripsi
SUM() Menghitung jumlah nilai pada suatu kolom
AVG()
Menghitung nilai rata-rata pada suatu kolom
MAX() 
Mencari nilai maksimal pada suatu kolom
MIN() Mencari nilai minimal pada suatu kolom
COUNT()
Menghitung jumlah baris pada suatu kolom


16. Menghapus Tabel
Format:

> drop table nama_table;

Dalam kasus kita:

> drop table alamat;

17. Menghapus Database
Format:

> drop database nama_database;

Dalam kasus kita:

> drop database latihan;

18. Keluar dari MySQL
Format:

> quit;

atau

> exit;



oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

Source : here

Debian, Linux, my-journal

Konfigurasi DHCP Debian 8 : Jessie

Sebelumnya saya sudah menshare cara Konfigurasi IP Address Debian 8, tetapi itu secara manual. Sekarang kita akan mencoba pemberian IP secara otomatis, yaitu dengan menggunakan DHCP. Berbeda dengan IP static dimana semua harus disetting secara manual, sedangkan DHCP akan memberikan IP otomatis untuk setiap komputer yang terkoneksi.
Untuk pengkonfigurasian, langkah-langkahnya sebagai berikut.
  • Install dulu paket dhcp servernya.
root@debian:~# apt-get install isc-dhcp-server

Konfigurasi DHCP Server Debian 8 (1)
  • Tekan “Y” untuk melanjutkan.
  • Setting file konfigurasi DHCP.
root@debian:~# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
  • Cari kata “# A slightly different configuration for an internal subnet.”, dan hapus tanda “#” dari subnet sampai tanda “}”
Konfigurasi DHCP Server Debian 8 (2) 
Disini saya menggunakan IP address pada postingan sebelumnya. Untuk keterangan pengaturannya seperti berikut.
Subnet : IP network untuk client.
Netmask : IP netmask untuk client.
Range : jarak IP yang ingin digunakan untuk client.
Option domain-name-servers : IP DNS server.
Option domain-name : domain DNS server.
Option routers : IP DHCP server.
Option-broadcast-address : IP broadcast untuk client.
  • Kemudian save.
  • Ubah default interfaces DHCP server menjadi ethernet yang kita gunakan.
root@debian:~# nano /etc/default/isc-dhcp-server

Konfigurasi DHCP Server Debian 8 (3)
  • Restart DHCP servernya.
root@debian:~# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart
    • Lakukan pengujian pada komputer client, ubah settingan IP menjadi DHCP.
    Konfigurasi DHCP Server Debian 8 (4)
        • Jika otomatis mendapat IP, maka DHCP berhasil.
        Konfigurasi DHCP Server Debian 8 (5)
              Demikian cara pengkonfigurasian DHCP Server  Debian 8, semoga dapat menambah wawasan teman-teman semua.

              oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

              Source : here

              my-journal

              Langkah-Langkah Instalasi Debian 8 : Jessie

              Selamat Siang sobat MuhammadRizki.web.id kali ini kita akan belajar untuk instalasi salah satu OS yang cukup beken dikalangan IT untuk kegiatan instalasi Linux Server. Nah untuk sekarang ane mau share nih sama kalian gimana cara instalasinya agar lebih mudah silahkan di baca sambil di praktekkan oek biar lebih oke lagi ilmunya dan semoga bermanfaat bagi kalian semua readers.

              oke langsung aja ya simak Langkah-Langkah Instalasi Debian 8 : Jessie dibawah ini :

              1.  Masukkan CD Master Debian lalu booting/restart. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah. Karena kita mau menginstall debian Server kita pilih Install saja. Tekan Enter.

              NB. karena kita memilih installya tidak Graphical Install maka disini kita tidak menggunakan Mouse. jadi yang digunakan hanya keyboard. Sobat bisa lihat pemberitahuan dibawah layarnya ada shorcut tombol2 nya.
              • Panah atas bawah Kiri Kanan untuk memindahkan pilihan. 
              • TAB untuk berpindah posisi,
              • ENTER untuk memilih atau mengeksekusi,
              • SPACE untuk Select atau klik di mouse.


              cara install debian 8 jesiie


              2. Selanjutnya silahkan pilih bahasa. walaupun ada bahasa indonesia , sebaiknya sobat pilih bahasa inggris saja agar tidak ada bahasa yg rancu nantinya. Kita pilih English Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              3. Kemudian Pilih Lokasi sobat, Disini kita pilih OTHER dahulu karena pilihan indonesia tidak terdaftar disini. Lalu ENTER.

              cara install debian 8 jesiie


              4. Lanjutan dari pilih lokasi, Pilih ASIA. lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              5. Kemudian Pilih INDONESIA. Lalu ENTER.

              cara install debian 8 jesiie


              6. Pada configure Locates. kita pilih saja United States. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              7. Pada Configure Keyboard Pilih saja American English. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              8. Selanjutnya Kita akan mengkonfigurasi network secara manual, jadi kita Pilih Continue Lalu Enter..

              cara install debian 8 jesiie


              9.  Pada Configure The Network. Kita pilih Configure Network Manually. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              10. Kemudian isikan IP Addressnya sesuai kebutuhan sobat. disini saya memakasi IP kelas C. yaitu 192.168.1.1 Lalu tekan enter jika sudah pasti.

              cara install debian 8 jesiie


              11. Kemudian Untuk Netmask nya akan secara otomatis generate 255.255.255.0 karena IP kelas C dan itu /24 jadi Enter saja langsung.

              cara install debian 8 jesiie


              12. Kemudian Untuk Gateway sendiri kita samakan dengan ip address 192.168.1.1 Sebagai gerbang kalau kita menggunakan internet nantinya.

              cara install debian 8 jesiie


              13. Untuk Network Server Address sama dengan gateway isikan 192.168.1.1 juga. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              14. Kemudian untuk HOSTNAME sobat bisa isikan dengan nama server sobat nantinya. disini karena saya gunakan untuk latihan jadi saya bikin hostname nya latihan. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              15. Selanjutnya untuk Domain Name. Tergantung sobat juga. mau buat domain apa tergantung kegunaan server nantinya entah itu berakhiran .com .edu .id .sch .org dll. disini saya membuat server untuk latihan jadi saya bikin latihan.edu lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              16. Kemudian isikan password Root sebagai super user nantinya. Isikan yang mudah anda ingat saja. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              17. Masukkan lagi Pass yang sama untuk konfirmasi. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              18. Kemudian isikan nama user baru. boleh isi nama sobat masing masing. nama saya yogi jadi saya isi yogi. lalu silahkan Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              19. Masukkan ulang nama user sebagai konfirmasi. lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              20. Lalu masukkan password untuk user. boleh sama dengan password root sebelumnya. jika sudah lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              21. Masukkan ulang sebagai Konfirmasi password sobat. lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              22. Kemudian kita pilih zona waktu kita berada sekarang dimana. karena zona waktu kita WIB maka pilih Western. Lalu Enter.

              cara install debian 8 jesiie


              23. Selanjutnya kita akan mengatur partisi hardisk secara manual. kita pilih Manual, lalu Enter.


              24. Kemudian pilih SCI1 (0,0,0) (sda) – 6.6GB ATX VBOX HARDISK. Lalu Enter.


              25. Kemudian akan muncul jendela baru, pilih YES. lalu enter.


              26. Pilih yang FREE SPACE, lalu ENTER.


              27. Kemudian pilih Create New Partition. Enter.


              28. Pertama kita membuat partisi untuk SWAP AREA. Swap area ini adalah ruang pada hardisk yang nantinya akan dijasikan sebagai Virtual Memor, yang digunakan ketika komputer membutuhkan lebih banyak memory dan space. Maka untuk Swap area kita isikan 2 kali jumlah memory Utama. disini saya memiliki meory 512MB maka di kali 2 itu jumlahnya 1GB maka untuk swap areanya 1GB. lalu Enter.


              29. Kemudian untuk tipe partisinya pilih LOGICAL. lalu enter.


              30. Lokasi untuk partisinya kita pilih BEGINING. lalu Enter.


              31. Selanjutnya pada Use as atau pilih Use as, tekan ENTER.


              32. Pilih Swap Area. lalu Enter.


              33. Kemudian pilih  Done Setting up the partition. Enter.


              34. Kemudian kita pilih Free Space lagi. lalu Enter.


              35. selanjutnya pilih Create New Partition, lalu Enter.


              36. Karena kita membuat 2 partisi saja maka kita akan menggunakan seluruh space yang tersisa untuk file systemnya. Sobat bisa langsung Enter saja. atau continue.


              37. Type partisinya adalah Primary. lalu Enter.


              38. Kemudian Pilih Bootable flag. disini kita akan mengaktifkan atau meng ON kannya. sobat bisa Enter saja pada Bootable falg nya maka dia akan ON.


              39. Jika sudah ON, sobat bisa pilih Done Setting up the partition. lalu enter.


              40. Lalu pilih Finish Partitioning. Enter.


              41. Disini kita pilihYES. Lalu Enter.


              42. Tunggu sebentar, sobat bisa seruput kopi dulu. sambil menunggu proses selesai.


              43. Selanjutnya kita disuruh apakah akan menscan CD atau DVD lain.karena debiannya memiliki bebrapa paket dvd maka kita akan menscan dvd tersebut. maka pilih YES.


              44. Masukkan DVD 2. lalu enter.


              45. Kemudian tekan Yes  lalu masukkan DVD 3 lalu enter lagi.Lakukan tahap ini sampai semua DVD terscan.


              46. Setelah semua DVD terscan kita balikkan atau masukkan DVD 1 kembali. lalu tekan NO.


              47. Selanjutnya pada participate survey pilih saja NO.


              48. Kemudian pada Software Selection Kita culup mencentang Standard system saja. Cara menghilangkan bintang (*) sobat bisa tekan SPASI dan tinggalkan bintang pada standard saja. lalu Enter. Karena kita memilih berbasis TEXT.
              NB. Jika sobat mau menginstall debian Graphic atau GUI sobat bisa centang Debian Desktop Enviroment.


              49.  Tunggu sampai proses selesai.


              50. Pada install GRUB pilih YES. Grub ini berfungsi sebagai pilihan saat kita mau masukk ke sistem debian. seprti saat memakai dualboot maka akan ada pilihan mau memaki sistem yang mana.


              51. Pada Device for Boot pilih Dev/sda lalu enter.


              52. Kemudian Pilih Continue.. dan poses instalasi pun selesai.


              53. Enter saja langsung atau tunggu 5 detik dia akan otomatis masukk ke debian.


              54. Jika tampilan sudah seperti ini maka instalasi sobat sudah selesai. Selamat menggunakan Sistem baru sobat. Sobat bisa masuk sebagai root atau user biasa.
              latihan login : usernama]e/root
              password : pass sobat.

              oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.


              Source : here

              Debian, Linux, my-journal

              Konfigurasi IP Address Debian 8 : Jessie


              Lanjut, tentunya cara mengkonfigurasikan IP address di Linux dengan di Windows sangatlah berbeda, apalagi di Linux mode CLI (berbasis teks). Jika di Windows hanya dengan klik sana klik sini kita sudah mendapatkan IP address, sedangkan di Linux lumayan sulit, apalagi untuk orang awam.


              Disini saya menggunakan Debian mode GUI (desktop), walaupun begitu konfigurasinya sama saja. Langsung saja ikuti langkah-langkahnya berikut ini.
              • Buka Terminal kemudian masuk ke root.
              • Setting IP address di file interface.
              root@debian:~# nano /etc/network/interfaces


              Konfigurasi IP Address Debian 8 (1)
              • Untuk IP addressnya bisa kalian rubah, lalu save.
              • Kemudian restart interfacesnya.
              root@debian:~# /etc/init.d/networking restart
              • Cek kembali IP addressnya.
              root@debian:~# ifconfig


              Konfigurasi IP Address Debian 8 (2)
              • Jika IP address sama dengan yang telah disetting tadi, maka konfigurasi IP address berhasil.
              • Coba lakukan ping dengan komputer lain.
              Konfigurasi IP Address Debian 8 (3)
                Apabila ping dengan komputer lain reply, maka berhasil. Nah itulah cara pengkonfigurasian IP address di Linux. Semoga postingan ini bermanfaat untuk teman-teman semua.

                oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

                Sumber : feverocto.blogspot.co.id
                Debian, Linux, my-journal

                Konfigurasi Web Server Debian 8 : Jessie


                Sebelum melakukan konfigurasi web server, tentunya kita harus mengkonfigurasikan DNS server dahulu, baca juga cara Konfigurasi DNS Server Debian 8. Web server menggunakan protocol HTTP yang menggunakan arsitektur client-server, sehingga sebuah web server dapat memberikan layanan HTTP yang di minta oleh aplikasi client. 


                Berikut cara konfigurasi web server. 
                • Karena kita akan menggunakan web server apache, maka install paket apache terlebih dahulu.
                root@debian:~# apt-get install apache2


                Konfigurasi Web Server Debian 8 (1)
                • Tekan “Y” untuk melanjutkan.
                • Pindah ke direktori /var/www.
                root@debian:~# cd /var/www
                • Buat file html untuk index web.
                root@debian:/var/www# nano index.html


                Konfigurasi Web Server Debian 8 (2)
                • Buat saja html sederhana terlebih dahulu, lalu save.
                • Pindah ke direktori sites-enabled apache2.
                root@debian:/var/www# cd /etc/apache2/sites-enabled
                • Edit file default yang ada.
                root@debian:/etc/apache2/sites-enabled# nano 000-default.conf


                Konfigurasi Web Server Debian 8 (3)
                • Tambahkan script di paling bawah seperti gambar diatas, lalu save. 
                • Kemudian restart apachenya.
                root@debian:/etc/apache2/sites-enabled# /etc/init.d/apache2 restart
                • Coba uji di web browser client.
                Konfigurasi Web Server Debian 8 (4)
                Maka akan muncul tampilan sesuai dengan file html yang tadi telah kita buat. Cukup sekian cara konfigurasi web server. Semoga bermanfaat.


                oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

                Sumber : feverocto.blogspot.co.id